Tribun Kaltim Hari Ini
Fiskal Kaltim Dikebiri Pusat, Dana Bagi Hasil Terpangkas, Daerah Dipaksa Bertahan
Fiskal Kaltim dikebiri pusat, dana bagi hasil terpangkas, daerah dipaksa bertahan
“Dampak pasti ada,” ujar Agus Haris kepada Tribun Kaltim saat ditemui dalam operasi pasar di Berbas Pantai, Kamis (28/8).
Meski begitu, dirinya menilai kebijakan efisiensi yang berjalan sejak awal pemerintahan Prabowo-Gibran diputuskan untuk kepentingan negara.
“Mungkin ada yang lebih urgen, ada yang lebih prioritas sehingga ada pemangkasan itu,” katanya.
Pemangkasan DBH tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 56 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pelaksanaan Efisiensi Belanja dalam APBN yang berlaku sejak 29 Juli 2025.
Lebih jauh, Agus Haris menyebut Pemkot Bontang sudah menyiapkan langkah antisipasi.
Tim khusus keuangan dan TAPD diminta memetakan potensi yang bisa menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD), mulai dari sektor Perusahaan Daerah (Perusda) hingga pariwisata.
“Kami sudah melakukan rapat dengan TAPD dan tim khusus ekonomi untuk merumuskan bagaimana perusahaan daerah bisa menghasilkan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pemerintah pusat secara tidak langsung menuntut daerah agar mandiri secara fiskal.
Salah satu sektor yang diandalkan adalah pengelolaan Pelabuhan Loktuan, yang saat ini dianggap belum terkelola secara maksimal oleh Perusda.
“Mungkin bulan depan sudah ada keputusan besar, salah satunya terkait Pelabuhan Loktuan. Selama ini pengelolaannya masih amatiran, jadi PAD dari situ belum maksimal,” jelasnya.
Agus Haris juga mengakui, efisiensi anggaran berpotensi membuat sejumlah proyek infrastruktur tertunda. Salah satunya rencana pembangunan jalan layang di Bontang Kuala.
“Kemarin kita rencanakan lewat APBD, tapi dengan adanya perubahan ini, kami coba usulkan lewat pembiayaan APBN. Komunikasi dengan Balai Jalan sudah berjalan,” bebernya.
Meski demikian, ia menegaskan Pemkot Bontang tidak akan melakukan protes ke pusat.
Baca juga: Tanam Cabai jadi Fokus Penyaluran Dana Fiskal di Kukar, Harga Sering Melonjak Tajam
“Kami memahami kondisi ini. InsyaAllah, kita bisa menyesuaikan dengan situasi,” katanya.
Ujian Besar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250829_Fiskal-Kaltim-2025.jpg)