Pemangkasan Dana Transfer Daerah
Pemprov Kaltim Tetap Jalankan Gratispol dan Jospol Meski Dana TKD 2026 Turun
Pemprov Kaltim menghadapi penurunan dana Transfer ke Daerah (TKD) 2026. Namun, program Gratispol dan Jospol dipastikan tetap jadi prioritas
Tayang:
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Amelia Mutia Rachmah
TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS
PEMANGKASAN ANGGARAN - Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno aji saat ditemui di kantor gubernur Kaltim. Pemprov Kaltim menghadapi penurunan dana Transfer ke Daerah (TKD) 2026. Meski begitu, program unggulan Gratis Pol dan Jospol dipastikan tetap jadi prioritas utama. (TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS)
"Kami diminta oleh Pak Gubernur untuk menyesuaikan program kegiatan, karena ada pemangkasan anggaran dari pusat. Jadi kami sedang melakukan simulasi," ujar Yusliando.
Yusliando menegaskan bahwa meski ada pemangkasan, program-program yang merupakan bagian dari visi-misi kepala daerah akan tetap menjadi prioritas utama dan diupayakan untuk tetap dapat terlaksana dengan baik.
"Yang pasti, janji kepala daerah harus tetap dipenuhi. Visi-misi tetap jadi pedoman utama," pungkasnya. (*)
Berita Terkait: #Pemangkasan Dana Transfer Daerah
| Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Beri Sinyal Anggaran Tahun Depan Berpotensi Susut Lagi |
|
|---|
| Bupati Berau Sampaikan Pemangkasan Dana Transfer di Hadapan Kepala Kampung |
|
|---|
| OJK Kaltimtara Ingatkan Pemda Tidak ‘Hutang’ untuk Tutupi Defisit Anggaran Imbas Pemotongan TKD |
|
|---|
| Ketua DPRD Kutim Soroti APBD 2026, Penyesuaian Rp615 Miliar hingga Kurang Salur Pusat |
|
|---|
| TKD Kaltim 2026 Dipotong Rp6 Triliun, Dishub Bidik PAD dari Jasa Tambat Kapal |
|
|---|
KOMENTAR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251008_Wakil-Gubernur-Kalimantan-Timur-Seno-aji.jpg)