Bocah Diterkam Buaya Bontang
Bocah Diterkam Buaya di Bontang Selamat, Begini Aksi Heroik Kakak dan Teman-teman Selamatkan Korban
Bocah diterkam buaya di Bontang selamat, begini aksi heroik kakak dan teman-temannya selamatkan korban.
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani | Editor: Rita Noor Shobah
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Bocah diterkam buaya di Bontang selamat, begini aksi heroik kakak dan teman-temannya selamatkan korban.
DF (9), warga RT 18 Lok Tuan, Kecamatan Bontang Utara, Bontang yang diterkam buaya, selamat.
Meski luka di dada dan leher, DF berhasil diselamatkan oleh kakak dan teman-temannya.
Dengan heroik dan berani kakak dan teman-teman korban menyelematkan DF dari terkaman buaya Bontang.
Kejadian berawal saat berenam bocah ini berenang di kawasan rawa bakau Lok Tuan Bontang.
BACA JUGA
Bawaslu Bontang Segera Memanggil Dua ASN yang Berniat Maju di Pilkada Serentak 2020
Pembangunan Jalan Tol Samarinda - Bontang Terbentur Hutan Lindung, Ini yang Dilakukan Pemprov Kaltim
4 Sekolah di Samarinda Terendam Air Sejak 3 Hari Terakhir, Disdikbud Belum Liburkan Sekolah
Polda Kaltim Bekuk Pelaku Jambret 14 TKP di Balikpapan, Intai Mangsa Sebelum Beraksi
Senin (13/1/2029) warga RT 18 Lok Tuan, Bontang Utara digegerkan dengan kejadian serangan buaya.
Binatang melata tersebut menerkam seorang bocah, DF (9).
Saat itu DF sedang berenang di kawasan rawa bakau sekitar 18.10 Wita, jelang Maghrib.
Bhabinkamtibmas Loktuan, Aipda Ahmad Bajuri kepada Tribunkaltim.co mengatakan lokasi lokasi penerkaman buaya tersebut tak jauh dari rumah korban.
Diketahui, berenam mereka berenang. Korban berenang bersama 5 rekannya.

Dua anak terlebih dahulu meninggalkan tempat. Tersisa 4 orang, termasuk korban dan kakaknya.
Saat mereka semua hendak naik ke darat, korban tertinggal hingga penerkaman terjadi.
"kakak korban yang ikut berenang, teriak dari atas jembatan. Ayo, naik ada yang jalan, dia lihat buaya. Tapi korban keburu diterkam," ujar Aipda Ahmad Bajuri.
BACA JUGA
Belum Kunjung Rampung, Pemkab Kutai Timur Anggarkan Rp 10 Miliar Untuk Causeway Pelabuhan Kenyamukan
Diincar Sejak Akhir 2019, Pemuda di Kutim Kepergok Polisi Lempar Bungkusan Sabu ke Tiang Listrik
2 Ribu Warga Samarinda Terdampak Banjir, Bendungan Benanga Nyaris Menyentuh Level Awas
Polda Kaltim Bongkar Sidikat Jual Beli Kendaraan Bodong, Amankan 10 Mobil dan 2 Motor dari Tersangka
Beruntung korban berpegangan kuat di tiang jembatan. kakak korban dengan heroik terjun ke air kemudian memukul tubuh buaya tersebut.
Sementara rekan lainnya mengambil sebilah balok ulin, kemudian menghantam ke tubuh buaya yang saat itu masih menempel di badan korban.
Menerima pukulan dan serangan itu, buaya tersebut akhirnya melepaskan diri lalu pergi menjauh.
"kakaknya turun ke bawah. Dipukul buaya itu sampai lepas. Temannya bawa kayu balok ulin, juga ikut hantam buaya itu. Lari buayanya," ujar Aipda Ahmad Bajuri.
Belakangan diketahui, korban sempat bertarung melawan buaya.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka gigitan di bagian leher dan punggung, juga luka cakar pada bagian dada.
Aipda Ahmad Bajuri melanjutkan, ia menyebut usai selamat dari terkaman buaya, korban pulang ke rumah tak melapor kepada orangtua.
Ia langsung mandi, bersiap pergi ke masjid untuk melaksanakan ibadah shalat Maghrib.
“Bapaknya melihat baju korban berlumur darah. Ditanya, baru jujur dia kalau habis digigit buaya di dekat rumahnya,” katanya.
Korban saat ini dibawa di Rumah Sakit Pupuk Kaltim, untuk diberikan penanganan medis lanjutan.
BACA JUGA
Daerah di Berau Kalimantan Timur Ini Belum Ada Aliran Listrik, PLN Sebut Masuk Usulan Pekerjaan 2020
Pemkot Investigasi Penyebab Longsor di Karungan Tarakan, Jalan Mengalami Penurunan Tanah
WASPADA Banjir! Bendungan Benanga Samarinda Naik Level Siaga, BPBD Dirikan Posko di Bengkuring
Tim Forensik Mabes Polri Olah TKP & Pengambilan Sampel di Lokasi Kebakaran Asrama Polisi Balikpapan
(Tribunkaltim.co/Fachri)