Breaking News:

Anies Baswedan Minta Pelajar yang Ikut Demo tak Dikeluarkan dari Sekolah, Sudah Tidak Zaman Lagi

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan minta pelajar yang ikut demo tolak UU Cipta Kerja tak dikeluarkan dari sekolah,

Warta Kota/Henry Lopulalan
Sejumlah orang tua menjemput anaknya yang ditangkap saat demo berakhir bentrokan. Mereka diamankan di Polda Metrojaya, Jakarta Selatan, Selasa(14/10/2020). Polda Metro Jaya mengamankan 1.377 orang terduga pelaku kerusuhan dalam unjuk rasa anti Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja pada Selasa (13/10/2020) kemarin. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan minta pelajar yang ikut demo tolak UU Cipta Kerja tak dikeluarkan dari sekolah, penjelasan soal kabar pelajar di Depok kena sanksi DO. 

TRIBUNKALTIM.CO - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan minta pelajar yang ikut demo tolak UU Cipta Kerja tak dikeluarkan dari sekolah, penjelasan soal kabar pelajar di Depok kena sanksi DO

Beredar kabar, pelajar di Depok yang ikut demo tolak UU Cipta Kerja akan mendapatkan sanksi DO atau drop out alias dikeluarkan dari sekolah.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tegas meminta agar pelajar yang mengikuti demo tak dikeluarkan dari sekolah, ini penjelasan Pjs Walikota Depok.

Menurut Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, pelajar yang bermasalah seharusnya mendapatkan pendidikan yang lebih banyak.

Cara memberikan hukuman dengan mengeluarkan dari sekolah bukanlah cara yang tepat untuk anak tersebut bisa belajar.

"Saya selalu sampaikan sudah tidak zaman lagi kalau anak yang bermasalah malah dikeluarkan dari sekolah," ujar Anies dalam rekaman saat wawancara di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (15/10/2020).

Baca juga: Antisipasi Pelajar Balikpapan Ikut Aksi Jilid 3, Beri Middle Test Hingga Kirim Guru ke Lokasi Demo

Baca juga: Demo Cempaka Putih Hari Ini 15 Oktober 2020, Beredar Surat Demo Buruh Lanjutan Selama 5 Hari

Baca juga: Polisi Catat Pelajar yang Demo Tolak UU Cipta Kerja di SKCK, Pengamat Kepolisian Beri Peringatan

Baca juga: Tak Tahu Soal Substansi Demo Tolak UU Cipta Kerja, DPRD Balikpapan Sesalkan Pelajar Ikut Unjuk Rasa

Polda Metro Jaya memang berencana membuat surat pernyataan kepada para orangtua dan sekolah pelajar yang tertangkap saat kerusuhan.

Tujuannya agar orangtua mengetahui dan bisa mengawasi anak tersebut.

Anies Baswedan sendiri tidak mempermasalahkan rencana tersebut.

Namun, menurut dia, sekolah dan orangtua harus meresponsnya dengan memberikan pendidikan yang baik.

Halaman
123
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved