Opini
Plastik Biodegradable Bukan Solusi Tepat Kurangi Pencemaran di Lautan
Plastik adalah salah satu makromolekul yang proses pembentukannya melalui tahap polimerisasi.
Karena tinta pada koran bisa menyebabkan kanker, bahaya lain yang ditimbulkan akibat kertas koran adalah gangguan pencernaaan karena mengandung Diisobutyl phthalate, juga dapat menyebabkan gangguan reproduksi wanita karena adanya zat Benzophenones dan juga minyak mineral.
Baca juga: Hongkong Terancam Tumpukan Sampah Plastik, Pemerintahnya Desak untuk Daur Ulang
Tapi apakah plastik biodegradable merupakan solusi yang tepat?
Berdasarkan penelitian yang dilakukan Imogen Napper dan Richard Thompson di University of Plymouth Inggris, plastik biodegradable tidak terurai setelah tiga tahun dibiarkan di alam bahkan masih utuh seperti sedia kala.
Adapula laporan yang berjudul “Biodegradable Plastics and Marine Litter. Misconceptions, Concerns and Impacts on Marine Environment” yang dirilis oleh UN Environment yang menyimpulkan bahwa plastic biodegradable bukanlah jawaban yang tepat dalam mengurangi pencemaran di lautan.
Plastik jenis ini hanya bisa hancur secara sempurna dalam kondisi lingkungan yang seringkali hanya ditemukan pada industrial composer (seperti pada suhu di atas 50 derajat Celcius) dan bukan di alam bebas.
(Wigati Ritma Murti, S.Pd)
Tentang Penulis:
Wigati Ritma Murti, S.Pd adalah Pengajar Kimia di SMA Negeri 1 Nunukan, Kalimantan Utara. Kegiatannya saat ini selain mengajar juga menulis, di mana sudah menghasilkan Tiga Buku Solo Kumpulan Cerpen dan Kumpulan Puisi, juga Buku Antologi bersama penulis lainnya. No WA. 082157613214
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/wigati-ritma-murti-s-pd-pengajar.jpg)