Berita Nasional Terkini
Anwar Usman Gugat Suhartoyo, Eks Hakim MK: Kan Ikut Bermufakat, Terkini Paman Gibran Dilaporkan Lagi
Eks hakim konstitusi heran Anwar Usman gugat Suhartoyo menjadi Ketua MK. Terkini, paman Gibran ini kembali dilaporkan ke MKMK.
TRIBUNKALTIM.CO - Babak baru kemelut di Mahkamah Konstitusi, kini mantan Ketua MK, Anwar Usman menggugat pengangkatan Suhartoyo menjadi Ketua MK menggantikan dirinya.
Selain itu, yang terkini Anwar Usman, paman Gibran ini juga kembali dilaporkan ke Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK).
Simak update selengkapnya soal Anwar Usman dan kemelut di Mahkamah Konstitusi.
Diketahui, Anwar Usman menggugat Suhartoyo menjadi Ketua MK melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Baca juga: Anwar Usman Makin Memperburuk Citra Mahkamah Konstitusi, Eks Hakim MK: Beliau Hadir Lho di Situ
Baca juga: Sebut Jimly hingga Saldi Isra Terlibat Konflik Kepentingan, Anwar Usman Kembali Dilaporkan ke MKMK
Baca juga: Setelah Dilaporkan ke KPK, Anwar Usman Juga Diadukan ke Bareskrim Polri soal Nepotisme
Serangan balik Anwar Usman ini terhadap pengangkatan Suhartoyo sebagai Ketua MK ini menjadi sorotan.
Mantan Hakim MK, I Dewa Palguna mengatakan heran dengan hakim konstitusi Anwar Usman yang kini keberatan dengan pengangkatan Suhartoyo sebagai Ketua MK.
Lantaran penunjukan Suhartoyo sebagai Ketua MK dilakukan melalui musyawarah mufakat rapat permusyawaratan hakim (RPH) yang dihadiri sembilan hakim konstitusi, tak terkecuali Anwar sendiri.
Dengan demikian, kata Palguna, mestinya, Anwar menyetujui Suhartoyo sebagai Ketua MK, bukan malah menggugatnya.
“Mengapa kemudian sampai timbul keberatan seperti itu?
Sebab, logikanya kalau memang ada keberatan dalam proses itu, harusnya kan tidak mungkin lahir musyawarah mufakat, mungkin voting, mestinya kan begitu,” kata Palguna dalam Kompas Petang Kompas TV, Jumat (24/11/2023).
“Ini hasil musyawarah mufakat lho, dan beliau (Anwar Usman) hadir di situ,” katanya seperti dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com.
Palguna juga bertanya-tanya mengapa Anwar menggugat Suhartoyo ke pengadilan tata usaha negara (PTUN).
Pasalnya, PTUN menangani perkara yang berkaitan dengan pejabat tata usaha negara.
Dalam hal ini, penggugat mestinya menggugat keputusan pengangkatan Suhartoyo sebagai Ketua MK.
Padahal, keputusan pengangkatan Suhartoyo sebagai Ketua MK didasarkan pada musyawarah mufakat para hakim, yang juga melibatkan Anwar.
Anwar Usman Menolak Mundur dari MK, Hari Ini Mahkamah Konstitusi Gelar Pemilihan Ketua MK |
![]() |
---|
Anwar Usman Sebut Sidang Etik MKMK Salahi Aturan, Pantang Mundur Sebagai Hakim Usai Disanksi |
![]() |
---|
Respon Anwar Usman setelah Diberhentikan sebagai Ketua MK, Merasa Difitnah Namun tak Berkecil Hati |
![]() |
---|
Inilah Hasil Sidang MKMK Terbaru dan Alasan Keluarnya Putusan Anwar Usman Dicopot dari Ketua MK |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.