Horizzon
Sirene Densus 88 di Depan Kejaksaan Agung
Tak bisa dihindari spekulasi yang menyebut bahwa aksi konvoi ini sebagai bentuk preasure dari Densus 88 setelah Kejaksaan Agung mulai membidik...
Penulis: Ibnu Taufik Jr | Editor: Syaiful Syafar
Negara ini secara otoritatif seolah terus luntur, di mana lembaga-lembaga yang ada seolah berjalan sendiri dan tidak berorientasi pada kepentingan negara, melainkan berorientasi pada kepentingan-kepentingan elite yang mereka bela.
Ironisnya, signal-signal disharmoni antarlembaga negara ini dianggap sebagai sesuatu yang wajar.
KIta tak melihat ini sebagai sesuatu yang serius untuk disikapi.
Baca juga: Ironi Demokrasi Basa-basi
Mungkin, sikap ini muncul bersamaan dengan rasa putus asa publik terhadap otoritas negara untuk mengatasi ini semua.
Dan jika benar asumsi ini, maka benar bahwa sirene dari Densus 88 yang meraung-raung di depan Kejaksaan Agung adalah sirene penanda bahwa cara kita bernegara dalam sebuah masalah yang tak boleh dianggap biasa saja. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ibnu-taufik-juwariyanto-pemimpin-redaksi-tribun-kaltim.jpg)