Sabtu, 13 Juni 2026

Horizzon

Kado Kecil HUT ke-78 Korps Bhayangkara

Indikator Politik Indonesia menyebut bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian mengalami peningkatan signifikan setelah sempat...

Tayang:
Penulis: Ibnu Taufik Jr | Editor: Syaiful Syafar
DOK TRIBUNKALTIM.CO
Ibnu Taufik Juwariyanto, Pemimpin Redaksi Tribun Kaltim. 

Kasus Sambo juga menjadi kotak pandora yang menunjukkan bagaimana sesungguhnya institusi ini bekerja.

Kala itu semua berharap ini juga menjadi titik balik agar polisi belajar banyak dari kasus ini.

Baca juga: Satu Menit Empat Puluh Tujuh Detik

Harapan itu kembali luntur ketika belakangan kita kembali dihebohkan dengan kasus pembunuhan Vina yang belakangan berkembang liar dan kembali menunjukkan bagaimana institusi kepolisian belepotan, penuh kepura-puraan.

Kasus pembunuhan Vina menjadi liar dengan sejumlah spekulasi yang berkembang.

Kasus yang terjadi pada 2016 ini berkembang ke mana-mana, mulai dari rekayasa, terkait dengan kartel narkoba, dan rekayasa kasus yang hingga kini terus menjadi pergunjingan publik.

Sebagai orang yang tak memiliki kompetensi di bidang hukum apalagi penyidikan kasus kriminal, saya tak ingin memperkeruh kasus Vina dengan menambahkan spekulasi-spekulasi liar yang muncul di kepala saya.

Saya dan publik masih menyisakan kepercayaan bahwa bagi institusi sehebat polisi, mereka mampu dengan mudah mengungkap kasus kematian Vina.

Baca juga: Ketika Batu Bara Dengar Cerita tentang Derita Timah

Bagi kepolisian, mengungkap kasus Vina ini jauh lebih mudah dibanding mengungkap kasus Bom Bali I.

Kita tahu, saat mengungkap kasus Bom Bali I, polisi hanya mendapatkan petunjuk minim dari serpihan body colt box yang sudah hancur.

Kita ingat, kepolisian kita cukup canggih bin mumpuni dalam mengungkap tuntas siapa pelaku Bom Bali I yang akhirnya terungkap tuntas.

Saat itu, polisi harus menggunakan cairan khusus untuk mengungkap nomor rangka mobil yang digunakan oleh pelaku peledakan yang sudah hancur berkeping-keping.

Artinya, kita percaya kepolisian kita punya kemampuan untuk mengungkap kasus yang super sulit.

Kasus Vina, jika tidak bermaksud untuk melindungi atau menyelamatkan pihak-pihak tertentu, maka kasus pembunuhan Vina bisa diungkap dengan mudah.

Jika polisi tak bertahan pada kebohongan demi kebohongan yang memuakkan publik, kasus Vina yang sudah diungkap pada 2016 ini bisa diselesaikan oleh institusi yang dinahkodai oleh Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ini.

Kita juga percaya, polisi sanggup mengungkap dengan terang benderang kasus kilometer 50, kasus wartawan Udin, dan kasus-kasus lain semacam 'perang dingin' dengan Kejaksaan Agung terkait korupsi timah berlabel Rp 271 triliun.

Baca juga: Sekuel Golf Car Rp271 T

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
VS
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved