Berita Samarinda Terkini

Habiskan Anggaran Rp 1,8 Miliar, Ini Konsep Tugu Pesut di Jembatan Mahakam IV Samarinda

Pengerjaan Tugu Pesut yang berada di ujung Jembatan Mahakam IV Samarinda kini telah menyentuh tahap akhir

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Potret Tugu Pesut di ujung Jembatan Mahakam IV sisi Samarinda Seberang yang kini siap diresmikan pada Rabu (8/1/2025) mendatang.TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

Tugu Pesut ini menghabiskan 8 ton besi plat yang dipesan dari Samarinda namun diukir di Bandung.

Melalui karyanya ini, Capt. John dan tim mengajak masyarakat untuk mencintai lingkungan.

"Kalau kita sudah mencintai lingkungan, artinya kita mencintai wilayah kita. Karena harus kita yang mencintai dan membangun daerah kita," pungkasnya.

Capt. John berpesan Tugu Pesut harus dirawat.

Pemeliharaannya dengan menghindari gesekan benda keras dan bisa dibersihkan saat kotor.

Sementara itu, Pj Akmal Malik mengatakan tugu ini merupakan hadiah untuk masyarakat pada HUT ke 68 Kaltim.

Ia menjelaskan, sengaja menonjolkan Pesut sebab Lumba-Lumba air tawar tersebut perlu dilestarikan.

 "Pesut kita jumlahnya semakin terbatas. Info terakhir tinggal 62 ekor," bebernya.

Baca juga: Akademisi Nilai Tugu Pesut Samarinda Futuristik, Dahri: Yang Punya Pengetahuan Cukup Pasti Tak Ribut

Melalui monumen ini juga ia ingin mengajak masyarakat Kaltim untuk menjaga dan mengingat Pesut Sungai Mahakam yang menjadi hewan endemik yang hanya ada di Benua Etam.

"Kita mengingatkan betapa pentingnya kita menjaga kekayanan dan kebanggaan Kaltim, yaitu Pesut. Dia engga ada di daerah lain," tegasnya.

"Selain itu, hadirnya tugu ini juga sesuai tugas pemerintah membuat masyarakat bahagia. Minimalnya ketika ke arah kota, orang-orang senang lihatnya," imbuhnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved