Debat PSU Pilkada Mahulu 2024

Debat PSU Mahulu, Angela–Suhuk dan Novita–Artya Adu Gagasan Soal Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Dua paslon Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada Mahulu memaparkan gagasan terkait persoalan infrastruktur dalam debat yang digelar, Rabu (7/5/2025).

TRIBUN KALTIM
DEBAT PSU MAHULU - Suasana debat terbuka Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), di Hotel Bumi Senyiur, Kota Samarinda, Rabu (7/5/2025). (TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANY) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Dua pasangan calon (paslon) dalam Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur (Kaltim) memaparkan gagasan mereka terkait persoalan infrastruktur dalam debat terbuka yang digelar di Hotel Bumi Senyiur, Kota Samarinda, Rabu (7/5/2025).

Tema debat kali ini mengusung semangat “Maju, Mandiri, dan Berintegritas”, dengan lima panelis dari kalangan akademisi dan profesional yang menyusun seluruh pertanyaan debat.

Isu infrastruktur menjadi pembahasan utama, terutama menyangkut pemerataan pembangunan di wilayah Mahulu.

Jalan dan jembatan, baik dalam wilayah kabupaten maupun yang menghubungkan ke daerah luar, dinilai sebagai aspek krusial yang masih membutuhkan penanganan serius. 

Baca juga: Tonton Live Streaming Debat PSU Mahulu 2024 Hari Ini 7 Mei 2025, Siaran Langsung dari Samarinda

Keterbatasan fiskal disebut sebagai tantangan yang harus dihadapi oleh siapapun yang terpilih.

Paslon nomor urut 2, Novita Bulan–Artya Fathra, mendapat kesempatan pertama memaparkan visi dan misi mereka terkait infrastruktur.

“Kami akan ciptakan Mahulu yang terhubung. Kabupaten yang punya 5 kecamatan, 2 di antaranya di hulu berbatasan langsung dengan Malaysia, tentu kita perlu perhatikan dari batas Kubar ke Ujoh Bilang, Ujoh Bilang ke Long Pahangai hingga Tiong Ohang. Batas Kubar dan Mahulu akan kita prioritaskan yang bisa dikerjakan baik Provinsi maupun pusat, ini akan kita dorong,” jelas Novita Bulan.

Ia juga menegaskan akan mengoptimalkan jejaring politik yang dimiliki, khususnya melalui Partai Gerindra, untuk memperoleh dukungan bantuan keuangan dari pemerintah pusat.

Baca juga: Paslon Avun-Juan Tolak Debat Kandidat PSU Mahulu Digelar di Samarinda, Berikut Penjelasan KPU Mahulu

“Tentu kita akan upayakan negosiasi agar mendapat bankeu dan lobi–lobi agar bisa mendapatkan prioritas,” ucapnya.

Menanggapi pernyataan tersebut, paslon nomor urut 3, Angela Idang Belawan–Suhuk, menyoroti pentingnya membangun jembatan selain jalan poros, agar konektivitas bisa menjangkau hingga ke kampung-kampung.

“Kami bukan hanya jalan, tapi juga membangun Jembatan. Bukan saja jalan–jalan poros, tetapi jalan kampung–kampung kita akan bangun,” tegas Suhuk.

Angela–Suhuk juga menekankan perlunya percepatan program pemerintahan yang sudah berjalan untuk memperluas konektivitas antarkampung.

Baca juga: Paparkan Visi dan Misi, Paslon No 3 Siap Ikuti Debat Kandidat PSU Mahulu

Selain itu, mereka mendorong peningkatan anggaran pada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di dinas terkait, guna mendukung pemeliharaan jalan dan infrastruktur secara rutin.

“Tentunya juga akan mengembangkan dan melanjutkan apa yang sudah dibangun oleh pemerintahan yang ada sekarang. Dinas terkait perlu diberikan porsi anggaran sesuai agar bisa mandiri dalam penanganan,” pungkas Suhuk. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved