Jumat, 5 Juni 2026

Penanganan Covid

Satgas Covid-19 Beberkan Kasus Aktif di Indonesia Lebih Rendah Dibanding Dunia

Juru Bicara Satgas Penanganan covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan kasus aktif covid-19 di Indonesia lebih rendah dibanding angka dunia

Tayang:
Editor: Budi Susilo
Pixabay/Tumisu
Ilustrasi virus Corona. Juru Bicara Satgas Penanganan covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan kasus aktif covid-19 di Indonesia lebih rendah dibanding angka dunia. Pixabay/Tumisu 

TRIBUNKALTIM.CO,  JAKARTA - Satgas Covid-19 beberkan kasus aktif di Indonesia lebih rendah dibanding dunia.

Juru Bicara Satgas Penanganan covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan kasus aktif covid-19 di Indonesia lebih rendah dibanding angka dunia.

Wiku mengungkapkan secara nasional angka kasus aktif Corona atau covid-19 di Indonesia adalah 12,52 persen.

"Sedangkan di dunia ini kasus aktifnya adalah 26,79 persen. Jadi kita lebih rendah dan selisihnya 14,27 persen dan ini dari waktu ke waktu selalu turun kasus aktifnya," ujar Wiku di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (9/11/2020).

Baca Juga: Indonesia Resmi Resesi, Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal III 2020 Minus 3,49 Persen

Baca Juga: Satpol PP Kukar Segel Tower Tidak Berizin di Tenggarong Kutai Kartanegara

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Tarakan, Tambah 4 Kasus Konfirmasi Positif Covid-19

Baca Juga: Bayi Hidrosefalus di Berau Dirawat di Rumah Sederhana, Butuh Biaya Besar untuk Operasi

Jumlah tingkat kesembuhan pasien covid-19 di Indonesia, menurut Wiku juga lebih tinggi dibanding dunia.

Saat ini, tingkat kesembuhan di Indonesia telah mencapai 84,4 persen, sedangkan di dunia 70,71 persen.

Jadi ini selisihnya 13,4 persen. Kasus kesembuhannya kita lebih tinggi daripada global. Sedangkan kematiannya kasus meninggalnya kita 3,34 persen.

"Sedangkan di dunia 2,5 persen kita masih sedikit di atas global yaitu 0,84 persen," tutur Wiku.

Baca Juga: 6 Ribu UMKM di Penajam Paser Utara Sudah Menerima Bantuan Pembiayaan Usaha

Baca Juga: Terminal Antar Kota Dalam Provinsi di Samarinda Sama Lesunya Seperti AKAP

Baca Juga: Kejati Kaltim Tangkap Dirut PT AKU, Berikut Jumlah Kerugian Negara yang Diterima

Baca Juga: Beginilah Respon Tim Pemenangan Paslon Pilkada Bontang Soal Pembubaran Kegiatan LSI Denny JA

Menurut Wiku, capaian ini merupakan prestasi nasional.

Dirinya menilai masyarakat dan pemerintah bisa bersama-sama mengendalikan kasus positif covid-19 di Indonesia.

Wiku menilai pengalaman Indonesia menangani pandemi covid-19 merupakan modal untuk membangun aktivitas sosial dan ekonomi.

Baca Juga: Isu Pemekaran Daerah Samarinda Seberang Ditanggapi Wagub Kaltim Hadi Mulyadi

Baca Juga: Kasus KDRT di Samarinda Berakhir Damai, Pelaku Berjanji Tidak Mengulangi Lagi

Baca Juga: Beginilah Penilaian PSSI Atas Kinerja Shin Tae-yong di Timnas U-19 Indonesia

"Kalau kita lihat dari kondisi yang ada secara nasional yang tren kesembuhannya selalu naik, angka kasus aktifnya selalu turun, angka kematiannya selalu turun," ujarnya.

"Tren itu adalah tren yang baik, dalam arti terkendali," kata Wiku.

Dirinya mengatakan meski terdapat tren kenaikan kasus covid-19 di tempat lain, namun di Indonesia harus tetap terkendali.

"Karena kita sudah berpengalaman selama delapan bulan bekerja sama dan prestasi ini adalah prestasi bersama bangsa Indonesia," pungkas Wiku.

10 Cara Pencegahan Virus Corona

1. Menjaga kesehatan dan kebugaran agar stamina tubuh tetap prima dan sistem kekebalan tubuh meningkat.

2. Mencuci tangan dengan benar secara teratur menggunakan air dan sabun atau hand-rub berbasis alkohol.

3. Saat batuk dan bersin, tutup hidung dan mulut Anda menggunakan tisu atau lengan atas bagian dalam (bukan dengan telapak tangan).

Baca Juga: Pembatasan Aktivitas Jam Malam Lantaran Pandemi covid-19, Begini Tanggapan PHRI Samarinda

Baca Juga: Bangun Ibu Kota Negara, Penajam Paser Utara Strategis, Jadi Bahan Penelitian Universitas Pertahanan

Baca Juga: Kapal Ferry yang Tenggelam di Kutai Timur Ditarik Pemilik Kapal, Satu ABK Masih dalam Pencarian

4. Hindari kontak dengan orang lain atau bepergian ke tempat umum.

5. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut (segitiga wajah).

6. Gunakan masker secara benar hingga menutupi mulut dan hidung ketika Anda sakit atau berada di tempat umum.

Pemakaman pasien laki-laki (BPN 2060), berusia 57 tahun, meninggal dunia pada 07 September 2020 jam 12.09 di RS Siloam dimakamkan di TPU KM 15.
Pemakaman pasien laki-laki (BPN 2060), berusia 57 tahun, meninggal dunia pada 07 September 2020 jam 12.09 di RS Siloam dimakamkan di TPU KM 15. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO)

7. Buang tisu dan masker yang sudah digunakan ke tempat sampah secara benar, lalu cucilah tangan Anda.

8. Mununda perjalanan ke daerah atau negara di mana virus ini ditemukan.

 UPDATE Virus Corona di Indonesia Sabtu 5 September 2020, Ada Kalimantan Timur Capai 4,815 Kasus

 Embarkasi Haji Balikpapan Disetujui Jadi RS Darurat, Tinggal Tunggu Droping Peralatan dari Pemprov

 Pendiri Kawal covid-19 Beberkan Positivity Rate Corona Indonesia Mengkhawatirkan

9. Hindari berpergian ke luar rumah saat Anda merasa kurang sehat.

10. Selalu pantau perkembangan penyakit covid-19 dari sumber resmi dan akurat.

Catatan Redaksi:

Bersama-kita lawan virus Corona

Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat Pesan Ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Satgas covid-19 Kasus Aktif di Indonesia Lebih Rendah Dibanding Dunia  https://m.tribunnews.com/corona/2020/11/09/satgas-covid-19-kasus-aktif-di-indonesia-lebih-rendah-dibanding-dunia

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved