TOPIK
Kematian Wayan Mirna Salihin
-
Perbincangan Wahyu dengan Budiawan merujuk pada hasil pemeriksaan barang bukti kasus Mirna dari Puslabfor Polri.
-
Ia menegaskan ditemukan sianida setelah tiga hari kematian Mirna sebanyak 0,2 seperti yang dijelaskan mereka adalah post mortem proses.
-
BB 4 merupakan sampel cairan lambung Mirna yang diambil 70 menit setelah kematiannya dan hasilnya menunjukkan tidak ditemukan sianida.
-
"Saya ini jaksa, anda tidak bisa bilang kalau saya salah. Jangan sembarangan, ya," jawab Sugih dengan nada meninggi.
-
Apa yang mambuat saudara punya perhatian seperti itu padahal saudara sedang meeting
-
Namun di pengadilan Jakarta hari Selasa (6/9/2016), Dr Ong mengatakan sianida bukanlah sebab kematian Mirna.
-
Saksi ahli meringankan bagi Jessica Kumala Wongso dalam sidang kasus pembunuhan wayan Mirna Salihin tersebut kini menjalani pemeriksaan di Kantor Imig
-
Ahli Patologi Forensik dari Australia Beng Beng Ong mengungkap gejala umum seorang terkena zat sianida.
-
"Sebagian racun tersebut mungkin bisa masuk ke usus sebelum diserap. Setelah diserap, racun masuk ke dalam aliran darah, melalui hati," tutur Ong.
-
"Terdakwa sehat? Bisa mengikuti persidangan hari ini?" tanya Ketua Majelis Hakim Kisworo kepada Jessica.
-
Kedua ahli yang akan bersaksi di sidang ke-17 itu, yaitu Ronny Nitibaskara (Kriminologi UI) dan Sarlito Wirawan (Guru Besar Psikologi UI).
-
Ada sosok yang kini jadi bahan perbincangan netizen di media sosial. Sosok berparas tampan itu adalah Shandy Handika, sang Jaksa Penuntut Umum (JPU).
-
Wajahnya selalu hadir di setiap persidangan kasus yang menyeret Jessica Kumala Wongso sebagai terdakwa.
-
Made menjelaskan, empat kemungkinan itu didapat dari hasil rekonstruksi dan analisis kasus kematian Mirna.
-
Kata dia, sebenarnya ada empat orang yang diduga membunuh Wayan Mirna Salihin.
-
Dari rekaman CCTV yang dianalisa Antonia bersama tim psikolognya, Jessica menaruh paper bag di sebelah kanan sofa.
-
Menurut hasil pemeriksaan psikolog, Jessica dikategorikan memiliki kepribadian amorous narcissist.
-
Kuasa hukum Jessica, Otto Hasibuan, mempertanyakan keaslian rekaman CCTV yang diputar oleh Nuh. Menurut Otto, rekaman tersebut tidak jelas asalnya.
-
Dia menuding Binsar melanggar kode etik. Pelanggaran kode etik itu, seperti menyudutkan para saksi yang telah dihadirkan persidangan.
-
Jessica juga menyatakan akan menjawab semua keterangan ahli tersebut pada saat pemeriksaan dirinya.
-
Pada menit tesebut, kendati tidak terlihat secara keseluruhan, Jessica mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya.
-
Ketika Nuh menjelaskan Jessica tampak menggaruk-garuk tangannya saat Mirna mulai kejang-kejang, Darmawan juga kembali mengeluarkan celetukannya
-
Pergerakan Jessica yang duduk di meja 54 Kafe Olivier terekam lewat CCTV dipertontonkan menggunakan sebuah layar besar di ruang sidang.
-
Siapa yang membuat racun di dalam masih harus kita gali tidak perlu harus kita siapa yang menaruh, tetapi ini ada korban. Tidak mungkin ada hantu
-
Pada saat dia keluar berjaga di meja resepsionis dekat pintu masuk, datang Mirna dan Hani.
-
Binsar juga menanyakan selama bekerja di Cafe Olivier, Rangga pernah tampak berniat jahat ke pelanggannya.
-
Apa betul Mirna mati karena sianida? Sampai sekarang hasil pemeriksaan lab forensik enggak bilang ada sianida di tubuh Mirna, cuma zat korosif
-
Otto ungkap pengakuan barista kafe Olivier, Rangga Dwi Saputra, yang menerima uang Rp 140 juta dari Arief Sumarko, suami Wayan, untuk membunuh korban.
-
Minuman yang belakangan diketahui tercampur zat beracun sianida, diakui Hani dicoba setelah Mirna mengeluhkan rasanya tidak enak.
-
Di rekaman itu diputar menit demi menit kejadian yang menewaskan Wayan Mirna Salihin.